Budidaya Kelapa Genjah Entog

budidaya kelapa genjah entog

Budidaya Kelapa Genjah Entog

Kelapa genjah entok sangat populer di Pulau Jawa terutama di lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Kelapa genjah entog termasuk tanaman bernilai jual tinggi, mengingat tanaman ini memiliki produktifitas hingga mencapai 140 butir per pohon per tahun di usia dewasanya.

  Keunggulan:

  • Kelapa genjah entok dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah, dengan ketinggian kurang dari 600 mdpl.
  • Sifat tanaman yang mudah berbuah.
  • Ukuran buah kelapa genjah entok hampir sama dengan buah kelapa hijau pada umumnya.
  • Buah kelapa genjah entok mempunyai air kelapa yang cukup banyak dengan daging buah yang bertekstur lembut.
  • Bisa dipanen saat berumur 3-5 tahun.
  • Perawatan tanaman ini tergolong cukup mudah.
  • Produktifitas buah hingga 140 butir perpohon tiap tahunnya.
  • Memiliki tinggi pohon yang rendah, sehingga memudahkan untuk proses pemetikan/ panen.

Syarat Tumbuh:

  • Suhu yang cocok untuk budidaya kelapa genjah entok berkisar antara 25OC – 30OC.
  • ketinggian kurang dari 600 meter diatas permukaan laut
  • pH tanah yang cocok berkisar antara 5,5 – 7,5
  • Curah hujan berkisar antara 1.200 – 2.500 pertahun
  • penyinaran matahari minimal 2.000 jam pertahun atau sekitar 180 jam per bulan
  • kelembaban udara sekitar 80-90%.

Tahapan Budidaya:

  1. Pemilihan Bibitmemilih pohon induk ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu dalam memilih pohon induk yang bagus adalah :-batang pohon kokoh tegak-bagian bawahnya tidak menggembung.

    -batang pohon juga harus mempunyai pelepah dengan warna hijau muda dan cerah

    – Warna buah sebelum kering adalah hijau muda dan cerah, tidak menunjukkan gejala serangan hama penyakit dan juga berumur maksimal 12 bulan.

    -kulit buah kelapa yang berwarna coklat dan berbunyi nyaring apabila buahnya digoncang

    -buah kelapa harus dalam keadaan sehat, kulit tidak cacat akibat serangan hama penyakit.

  2. Penyemaian dan Perawatan
  • benih yang sudah disiapkan disayat menggunakan pisau pada tonjolan sabut sebelah tangkai dengan lebar sekitar 5cm.
  • Penyayatan benih ini dikenal dengan istilah pendederan.
  • Setelah dilakukan pendederan dan benih telah bertunas dengan panjang sekitar 3-4 cm, barulah benih dapat dipindahkan ke dalam polybag.
  1. Persiapan Lahan
  • Lakukan pengolahan lahan tanaman sekitar 1-2 bulan sebelum bibit ditanam,
  • bersihkan lahan tersebut dari tanaman pengganggu,
  • lakukan penggemburan tanah dengan menggunakan cangkul.
  • Jika tanah pada lahan memiliki keasaman yang tinggi maka lakukan pengapuran terlebih dahulu.
  • Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 60 cm x 60 cm x 60 cm sampai 100 cm x 100 cm x 100 cm dengan jarak antar lubang tanah sekitar 9 m x 9 m x 9 m.
  • Setelah lubang tanam jadi, beri setiap lubang tanam dengan 300 gram pupuk TSP yang dicampur dengan bagian top soil.
  1. Penanaman Bibit
  • Buka polybag yang terdapat bibit kelapa genjah entok dengan penuh kehati-hatian agar tidak merusak akarnya.
  • Kemudian, masukkan bibit pada lubang tanam yang telah disiapkan. Untuk 1 hektar lahan dengan jarak tanam 9 m x 9 m x 9 m, diperlukan sekitar 160 batang bibit, 17 diantaranya adalah bibit untuk penyulaman.
  1. pemeliharaan
  • Pengairan
  • Penyulaman
  • Penyiangan, Penggemburan dan Pembumbunan
  • Pemupukan

Pengairan

  • Kegiatan pengairan dilakukan untuk menghindari kematian bibit akibat kekeringan terutama di musim kemarau.
  • Kegiatan penyiraman penting dilakukan secara rutin hingga tanaman kelapa tumbuh kuat di umur 3 tahun.
  • Namun bila musim hujan tidak perlu melakukan penyiraman lagi.
  • Hanya saja perlu dilakukan pengechekan agar air tidak terlalu berlebihan (selalu tergenang).

Penyulaman

  • Penyulaman dilakukan bilamana ditemukan pohon kelapa genjah entok ada yang mati atau tumbuh kerdil atau terserang hama penyakit.
  • penyulaman pertama bisa dilakukan di awal musim hujan dan penyulaman berikutnya dilakukan di akhir musim hujan.
  • Supaya tanaman kelapa susulan atau sulaman tidak tertinggal jauh dengan kelapa yang sudah ditanam, sebaiknya lakukan perawatan intensif dengan
    memberikan nutrisi yang mencukupi.

Penyiangan

  • Penyiangan pada tahun pertama dilakukan selebar 1 meter di sekeliling tanaman kelapa, tahun kedua selebar 1,5 meter dan ketiga selebar 2 meter.
  • Caranya, bersihkan gulma dengan arit atau parang atau cangkul.
  • Intensitas penyiangan dilakukan selama empat minggu sekali bila musim hujan dan 6-8 minggu sekali bila musim kemarau

Pemupukan

  • Pemupukan bisa dilakukan dengan menaruh kotoran organik dari kambing di sekitar tanaman kelapa.
  • Dosis Pupuk NPK = 1kg per pohon
  • Pemupukan dua kali setahun yaitu pada awal musim hujan dan awal musim kemarau

Panen

  • satu pohon saja satu tahunnya menghasilkan 140 dikali 5.000 (harga rendah) tentu saja satu pohon menghasilkan tujuh ratus rupiah.
  • Bila anda memiliki 100 pohon tentu saja anda sudah menghasilkan 70 juta/tahun

Selamat Mencoba!