OBAT TRADISIONAL : JAMU JAWA PENAMBAH NAFSU MAKAN

Hilangnya nafsu makan (an orexia) pada ternak ruminansia (sapi, kambing dan domba) akan dapat mengganggu pertumbuhan maupun pertambahan berat badan, sehingga ternak menjadi kurus. Untuk menanggulangi hal tersebut dibawah ini ada beberapa contoh pengobatan tradisional yanmg disesuaikan dengan keadaan wilayah setempat sesuai bahan yang tersedia:
1. Temu ireng (Curcuma aeruginosa rox), temulawak (Curcuma xanthoriza), Kunyit (Curcuma domestica),
Lempuyang (Zingiber aromatica), 10-15 buah pace/mengkudu (Morinda citrifolia Linn).
Semua bahan ditumbuk halus, diberikan bersama ransum sapi seminggu sekali.
2. Dua sisir pisang dimasak dengan santan + gula jawa + garam sampai menjadi bubur,
diberikan pada sapi secukupnya.
3. Beberapa telur ayam kampung dicampur sebotol kecap diberikan sekali sehari secukupnya.
4. Kurang lebih 15 lembar daun talas/keladi ditambah 15 sendok garam ,dimasak/dipanaskan sampai mendidih.
Setelah dingin berikan sekali sehari.
5. Tumbuk bersama-sama campuran bahan sbb : temu ireng, asam jawa 1 genggam dan garam secukupnya.
Berikan sekali sehari secukupnya.
6. Diberikan buah pace/mengkudu (Morinda citrifolia Linn) tiap hari sampai pulih nafsu makan.
7. Buat campuran gula jawa, asam jawa (Tamarindus indica) dan beberapa butir telur ayam.
Diberikan tiap hari sampai pulih nafsu makan.
8. Daun pepaya (Carica papaya Linn) ditumbuk lalu diperas, airnya dicampur beberapa butir telur ayam,
diberikan secukupnya.
9. Gist (biang roti) atau ferment 10 gr digiling bersama bawang putih 50 gr. Cara pemberianya
dicampurkan pada rumput atau air, diberikan 2 kali seminggu.
10. Lempuyang (Zingiber aromatica) dan Temulawak (Curcuma xanthoriza) ditumbuk kemudian + kecap + sedikit air
, dimasak, diberika seminggu 2 kali.
11. Untuk pedet (lepas sapih) dibuat campuran 3 btr telur itik, daging kelapa muda 1 btr,
1 gelas air kelapa muda dan 3 sendok gula pasir. Diberikan seminggu sekali.
12. Bila dibarengi dengan kondisi demam pada hewan dapat dibuat salah satu ramuann dibawah ini :
a.Buat ekstrak daun kapuk randu (Euridendron anfructuosum), dicampur beberapa butir telur ayam,
minumkan pada ternak.
b.Buat ekstrak daun rambutan (Nephelium lappaceum Linn), dicampur beberapa butir telur,
minumkan pada ternak.
c.Buat campuran air kelapa dengan beberapa butir telur ayam, diminumkan pada ternak.
13. Seonggok daun jarak (Jatropha curcas Linn) direndam dalam air garam disimpan dalam wadah dari tanah liat disimpan beberapa bulan. Minumkan larutan tersebut 1 sendok sekali tiap hari pada sapi. Air boleh ditambah kedalam wadah bila diperlukan.

Sumber : FAO, 1985

SELAMAT MENCOBA, RAMUAN DIPILIH SESUAI KETERSEDIAAN BAHAN DIWILAYAH SETEMPAT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *